Orang yang melakukan riset dalam bidang tertentu terkadang lupa bahwa mereka sebaiknya memiliki wawasan yang cukup dalam tiga bidang terkait, yaitu desain riset, metode dan alat analisis data (statistika, matematika, logika) dan filsafat ilmu. Mengapa filsafat ilmu dibutuhkan dalam melakukan kegiatan riset?
Alasannya sederhana saja. Saat Anda berniat melakukan penelitian, Anda menyimpan berbagai asumsi dasar dalam pikiran tentang apa yang layak diteliti dan bagaimana cara melakukan investigasi terhadap isu yang sedang dihadapi. Untuk menentukan pilihan obyek yang layak untuk diteliti serta bagaimana cara menelitinya sangat dipengaruhi oleh cara pandang Anda terhadap ilmu.
Cara pandang inilah yang menjadi bagian dari Filsafat Ilmu. Dan yang terpenting, bahwa inti sebuah penelitian adalah pencarian kebenaran yang Anda tidak ketahui, tapi Anda yakin bahwa ‘ia’ ada. Asumsi ini merupakan sikap filosofis yang Anda ambil. Tanpa sikap seperti itu, Anda tidak akan memiliki motivasi cukup untuk mencarinya. Adalah manusiawi bahwa saat kita mencari sesuatu, spirit untuk mencari didasari pada keyakinan bahwa ’sesuatu’ itu ‘ada’.








