Penelitian dan Ilmu

Penelitian dan ilmu merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Penelitian merupakan alat bagi ilmu untuk dapat mengembangkannya. Dengan penelitian, kemajuan ilmu dapat terus ditingkatkan agar dapat menjelaskan gejala-gejala, termasuk gejala-gejala sosial. Hubungan penelitian dan ilmu juga digambarkan seperti hasil dan proses. Penelitian adalah proses sedang hasilnya adalah ilmu. Sedangkan Whitney berpendapat bahwa penelitian dan ilmu adalah sama-sama proses (proses yang sama) dan hasil dari proses tersebut adalah kebenaran (truth).

Arti Penelitian
Dalam Kamus Umum Bahasa Indonesia, kata penelitian diartikan sebagai pemeriksaan yang teliti atau penyelidikan; sedang kata penyelidikan diartikan sebagai pemeriksaan atau pengusutan; dan kata menyelidiki berarti memeriksa dengan teliti, mengusut dengan cermat atau menelaah (mempelajari) dengan sungguh-sungguh (Poerwadarminta, 1976). Dengan pengertian seperti itu, maka kata penelitian dan penyelidikan dapat dianggap sinonim sehingga tidaklah salah jika Simanjuntak (1961) menggunakan kata penyelidikan; sedangkan Koentjaraningrat (1979), Suharsimi (1990) dan Nazir (1985) misalnya menggunakan kata penelitian.

Kata penelitian atau penyelidikan tersebut digunakan sebagai padanan kata research dalam bahasa Inggris. Kata research ini berasal dari kata latin reserare yang berarti mengungkapkan atau membuka (Goldstein, 1963). Kata ini juga diindonesiakan menjadi riset. Jadi, research atau riset diartikan sebagai kegiatan yang mengungkapkan atau membuka pengetahuan, baik yang telah ada maupun yang masih belum ditemukan, dianggap sudah ada atau tersembunyi di alam yang hanya memerlukan pengungkapannya.

Riset atau penelitian merupakan kegiatan yang sistematik yang dimaksudkan untuk menambah pengetahuan baru atas pengetahuan yang sudah ada, dengan cara yang dapat dikomunikasikan dan dapat dinilai kembali (Macdonald, 1960). Jadi, penelitian merupakan upaya untuk menambah dan memperluas pengetahuan, yang selain untuk menghasilkan pengetahuan yang baru sama sekali yaitu yang sebelumnya belum ada atau belum dikenal, juga termasuk pengumpulan keterangan baru yang bersifat memperkuat teori-teori yang sudah ada, atau bahkan juga yang menyangkal teori-teori yang sudah ada.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: